Thursday, June 4, 2015

Boleh kenal banyak orang, tapi teman harus pilih-pilih

Itu quote yang saya dapat dari salah satu sahabat saya. Mungkin kalau baca sekilas, sepertinya quote itu cocoknya buat yang remaja atau masih anak-anak yang jiwanya masih labil, dan mudah terbawa-bawa efek buruk pergaulan.

Tapi jangan salah, ternyata quote “Boleh kenal banyak orang, tapi teman harus pilih-pilih” juga tepat diterapkan ke orang dewasa kok. Ibaratnya kalau kita gaulnya sama orang-orang yang pesimis dan medioker, yang memandang hidup itu suram, dan tidak ada keinginan untuk mencoba maju dan bangkit dari keterpurukan, apa kita ga ikut ketularan jadi lemes ga punya motivasi juga? Masalah dalam hidup pasti ada aja, cuma masalahnya khan bagaimana kita menyikapinya.

Bayangkan jika kita seringnya gaul sama orang yang optimis, yang lagi sama-sama berjuang untuk mencapai sebuah tujuan dan terus memperbaiki diri, apa kita ga bakal ketularan semangatnya juga?

Quote itu tidak mengajarkan agar seseorang menjadi sombong dan pilih-pilih teman. Ga lah. Yang pasti kita tetap harus enak bergaul dengan siapa saja, tapi ya itu tadi giliran untuk menjadi teman dimana kita banyak meluangkan waktu bareng, pilih yang kategori bagus tadi. 

Karena saya pernah dibilangin kalau “antusiasme itu menular.”, begitu juga pesimisme. Pilih mana, jadi orang yang antusias dan optimis atau jadi orang pesimis? Dan katanya salah satu ciri orang yang beruntung adalah dia selalu merasa happy dan optimis lho.

Ingat pepatah jadul, “Gaul sama tukang minyak wangi, kita akan ketularan bau wangi. Gaul sama… , kita akan ketularan… “

Just sharing :)

picture: english247.net

No comments:

You might like