Monday, June 8, 2015

Analogi Sales: Mau Jadi Tipe Cicak atau Laba-laba?

Pernah dengar dari seseorang, “Semua mahluk punya rejekinya masing-masing. Cicak yang tidak bisa terbang saja bisa dapat rejeki makan nyamuk yang bisa terbang.” Yoi, ada benarnya juga. Dan ini bisa menjadi analogi buat dunia sales. Seorang sales juga bisa memilih menjadi tipe seperti cicak atau laba-laba. Memang maksud dan bedanya apa?


Cicak seperti kita ketahui adalah tipe pemangsa yang suka menunggu, hingga mangsa datang, lalu ditangkap, hap. Ibaratnya kalau sales seperti ini ya kerjaannya menunggu sampai pelanggan datang, lalu diprospek. Di era hyper-competition seperti sekarang apa cocok menjadi seorang sales ‘tipe cicak’ begini? Ya customer-nya bisa langsung diembat sama kompetitor yang lebih agresif lah. Kecuali produk anda begitu unik dan banyak yang cari atau produk anda bersifat monopolistik. 

Di era hyper-competition saat ini, saya pernah diajarin, katanya yang paling cocok adalah menjadi sales bertipe laba-laba. Cara kerja laba-laba dalam mendapatkan mangsanya adalah tidak langsung menyerang, tapi membangun terlebih dahulu jaringnya dengan susah payah. Dan setelah jaring terbentuk, maka akan mudah bagi laba-laba untuk mendapatkan banyak mangsa dan dia bisa dengan enak menunggu mangsa datang. Probabilitas laba-laba mendapatkan mangsa menjadi lebih besar untuk mendapatkan mangsa dengan pemanfaatan jaringan jaringnya tadi.

Oleh karenanya sebagai sales ‘tipe laba-laba’, maka yang dilakukan adalah 
  1. Menyusun strategi tentang pemanfaatan media apa saja yang bisa dia manfaatkan untuk membangun jejaring.
  2. Menambah dan me-maintain relasi
  3. Membangun tim penjualan yang solid
  4. Membentuk sistem penjualan yang bisa merangsang tim dan referral agent untuk bersemangat jualan
  5. Menjaga availibility / ketersediaan produk di titik-titik dimana konsumen bisa dengan mudah menemukan produk kita atau kontak kita
  6. dll..


Sales adalah salah satu hal penting dalam berbisnis. Tidak ada penjualan, tidak ada pendapatan buat menggerakkan roda usaha. Susun jejaring secara kreatif. Dan ingat, tidaklah kreatif kalau tidak bisa menjual.

Orang bijak pernah berkata, “Hal baik akan datang kepada orang yang menunggu. Tapi hal yang luar biasa akan datang kepada orang yang melakukan.”

Jadi, mau jadi tipe pe-nunggu atau pe-laku? :D

Semoga bermanfaat sharing-nya :)


picture: jepretkirikanan.wordpress.com

No comments:

You might like