Saturday, November 15, 2014

Jurus Pemasaran Elegan dan Efektif: Metode Semut dan Ulet

Pernah ga ketemu sales suatu produk yang nawarin ke kitanya begitu ngeyel dan ngotot? Kalau kita merasa tidak butuh produk itu, tentunya bakal kerasa nyebelin ketemu sales macam RG (Rai Gedeg) begini. Berasa diteror.

Si sales bisa saja beralasan, “Don’t blame me for trying. Jangan salahkan saya karena mencoba, karena ini memang sudah pekerjaan kami sebagai sales. Lagian kalau kami tidak bisa menciptakan penjualan, perusahaan kami bisa bangkrut lah. Penjualan khan urat nadi perusahaan.”

Iya sih, tapi khan percuma juga program sales dilakukan dengan cara yang ga benar seperti ini, apalagi kalau tidak bisa menghasilkan penjualan alias closing. Dapat duitnya ngga, tapi brand jadi rusak. Bisa-bisa orang jadi antipati sama produk kita, sehingga merusak brand produk.

Ternyata untuk menciptakan penjualan yang bagus dan tidak merusak brand, anda bisa mencoba jurus Semut dan Ulat.

Wah apaan nih?

Semut seperti kita tahu merupakan mahluk yang kecil yang mampu bergerak tanpa kita sadari, alias gerakannya halus atau smooth. Jadi cobalah menjual produk seperti gerakan semut yang smooth, bergerak secara halus dan elegan, yang penting tujuan closing tercapai.

Lalu padukan dengan yang kedua, yaitu ulat. Seperti kita ketahui ulat adalah mahluk yang terbilang ulet, mau untuk terus bergerak, walaupun gerakannya lamban. Dia juga mampu bertahan melewati berbagai tahapan hidupnya, dari ulat kemudian menjadi kepompong, lalu menjadi kupu-kupu atau ngengat. Jadi seorang sales harus bisa ulat seperti ulet, eh maksudnya ulet seperti ulat :D. Terus bergerak berusaha menciptakan penjualan.

Hehehe, memang sih ini permainan kata yang bunyinya kurang lebih mirip, sekaligus bermain analogi. 

Jadi kesimpulannya, seorang sales yang hebat harus bisa bergerak seperti semut dan stamina seperti ulat. Jadilah sales yang smooth dan ulet :)

PS: saya rangkum metode semut dan ulet ini dari obrolan dengan Frans Pekasa, salah satu pengusaha dan eksportir terbaik dari Cirebon yang menjadi guru entrepreneur bagi banyak pengusaha muda. Semoga bermanfaat :)

gambar: commons.wikimedia.org & dreamatico.com

No comments:

You might like