Saturday, November 15, 2014

Jurus Meledakkan Penjualan: Bikin Konsumenmu “Sakaw”

“Wih ngeri amat judulnya. Lagi ngiklanin narkoba nih?” Hehehe, kaga lah, naudzubillah ama produk haram begitu (ampun, BIN, ampun :D )

Asli ini saya lagi ngebahas seputar bisnis normal. Yang halal-halal aja deh. 

Saya dapatkan istilah di judul ini dari pakar branding Indonesia, pak Subiakto, sosok dibalik meledaknya penjualan Kopiko, Indomie, Extra Joss, dll..

Sependek pengetahuan saya, sakaw merupakan istilah untuk kondisi dimana seorang pecandu narkoba mengalami rasa ketagihan yang parah akan narkoba / putaw. Katanya kalau lagi sakaw badan jadi ga nyaman, gelisah, dll.. Seperti orang sakit saja kalau tidak kesampaian mengkonsumsi narkoba lagi. Kurang lebihnya sih begitu (sori lagi males googling definisi sakaw :D ).

Karena menyebabkan sakaw, maka akan menjadi keuntungan bagi pengedar narkoba karena dia memiliki pelanggan yang setia banget yang rela mengorbankan apapun demi dapetin produknya.

Bayangkan jika anda memiliki produk / jasa yang bisa menimbulkan efek seperti “sakaw” tadi. Konsumen akan merasa ada yang salah dengan dirinya jika tidak mengkonsumsi produk anda. Perasaan "ga beres"-nya ini baru bisa terobati kalau sudah mengkonsumsi produk / jasa yang anda jual. Kalau sudah begini konsumen kita bisa naik pangkat menjadi "customer loyal".

So, tugas kita sebagai seorang pebisnis dan marketer untuk memikirkan dan menciptakan apa sekiranya sisi dari produk kita yang bisa bikin "sakaw" konsumen dan pelanggan kita. Itu bisa jadi muncul dari keunggulan produk, rasa, pelayanan, brand, ikatan emosional, dll.. Monggo dipikirkan.

Kalau anda sudah bisa bikin “sakaw” pelanggan anda , siap-siap anda memiliki pelanggan yang loyal, penjualan anda meledak, produk anda terus dibeli lagi dan lagi, dan bahkan pelanggan anda dengan sukarela ikut meng-endorse / mempromosikan produk anda ke rekan-rekannya. Enak banget kalau sudah begini, ga usah banyak keluar biaya iklan tapi penjualan tetap mantap.

Kira-kira begitu maksud judul tadi berdasarkan apa yang sanggup saya tangkap dari penjelasan sang guru. Sekedar berbagi, sekaligus buat pengingat diri biar usaha saya makin maju juga (amiin ^^). Semoga bermanfaat.

gambar: sugabyte.com

No comments:

You might like