Thursday, March 13, 2014

Hidup Dimulai Saat...

Dulu banyak yang menyayangkan keputusan saya untuk keluar dari pekerjaan kantoran dan mengadu nasib mengejar passion berbisnis di bidang yang saya sukai. Hal ini saya lakukan karena pekerjaan yang saya lakukan sebelumnya itu bukanlah passion saya dan saya merasa bosan. Saya merasa berada di zona nyaman yang tidak nyaman. Lha kok aneh, nyaman tapi ga nyaman?

Tidak cuma saya saja lho. Saya yakin banyak orang yang merasa tidak puas dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Saya sering mendengar curhat dari teman-teman kantor saya dulu yang bilang, "Saya mau keluar pekerjaan, buat jadi entrepreneur.", "Saya mau keluar dari kerjaan buat jadi trainer", dll., tapi sampai sekarang tidak banyak dari mereka yang merealisasikan keinginannya.

Mereka jenuh dan bosan dengan pekerjaan  yang mereka lakukan. Walaupun dapat gaji rutin yang rutin dan aman, bahkan dengan jumlah  yang memuaskan, tapi tidak sesuai passion atau hati nurani. Yang lebih parah lagi, sudah tidak sesuai passion atau hati nurani, tapi uangnya tidak seberapa. Inilah yang saya sebut berada di zona aman yang tidak nyaman.

Terutama yang kasus terakhir tadi, logika gampangnya khan kenapa tidak keluar saja cari pekerjaan yang baru? Berdasarkan pengalaman, banyak orang yang tidak berani melakukannya, karena mereka tidak berani mengambil risiko tidak bisa mendapatkan pendapatan tetap lagi (apalagi sudah punya tanggung jawab dan tanggungan). Atau mereka takut di tempat kerja baru nanti ternyata kondisinya lebih buruk dari pekerjaan yang mereka lakukan sekarang.

Itulah zona nyaman, zona yang membuai seseorang sehingga tidak berani berubah, walaupun hati mereka tidak nyaman. Saya mengibaratkannya seperti harimau yang kelamaan tinggal di kandang sirkus dan dikasih makan, tetapi tidak berani keluar dari kandang dan masuk hutan saat kesempatan itu datang. Padahal dia tersiksa jadi hewan sirkus dan ingin kembali ke habitatnya di hutan.

Tapi tahukah anda, bahwa anda akan merasa hidup anda lebih "hidup" saat meninggalkan zona nyaman anda. Karena saat anda meninggalkan zona nyaman anda, maka anda dipaksa untuk melakukan creative destruction. Menghancurkan kebiasaan lama untuk menciptakan suatu hal yang baru. Karena anda tidak bisa berharap hasil berbeda dari terus-terusan melakukan suatu hal yang sama. Di zona baru anda ini, diri anda yang baru dibentuk.

Kalau berdasarkan pengalaman, bekerja sesuai passion akan membuat hidup lebih hidup, lebih enjoy, dan anda tidak mudah capek.

Kita mungkin sering mendengar kalau, "Hidup dimulai saat umur 40". Tapi saya yakin anda tidak perlu menunggu umur 40 untuk memulai 'hidup yang baru', karena saya lebih setuju dengan ungkapan, "Hidup dimulai saat di ujung akhir zona nyaman anda."

Berani? :)

gambar: mindfulmomholistics.com

1 comment:

ommbig gooner said...

super sekali kang...
we have to follow our passion

You might like