Sunday, November 16, 2014

Set your Goal, Biar Hidup Ga Berasa Stuck

Pernah ga merasa kalau hidup anda kok begini-begini saja? Seperti tidak ada perubahan ke arah yang lebih baik. Berasa stucked hidup anda.

Hal seperti ini bisa terjadi karena:

  1. Kita tidak mempunyai tujuan yang jelas
  2. Yang anda lakukan yang itu-itu saja

Saturday, November 15, 2014

Jurus Meledakkan Penjualan: Bikin Konsumenmu “Sakaw”

“Wih ngeri amat judulnya. Lagi ngiklanin narkoba nih?” Hehehe, kaga lah, naudzubillah ama produk haram begitu (ampun, BIN, ampun :D )

Asli ini saya lagi ngebahas seputar bisnis normal. Yang halal-halal aja deh. 

Saya dapatkan istilah di judul ini dari pakar branding Indonesia, pak Subiakto, sosok dibalik meledaknya penjualan Kopiko, Indomie, Extra Joss, dll..

Jurus Pemasaran Elegan dan Efektif: Metode Semut dan Ulet

Pernah ga ketemu sales suatu produk yang nawarin ke kitanya begitu ngeyel dan ngotot? Kalau kita merasa tidak butuh produk itu, tentunya bakal kerasa nyebelin ketemu sales macam RG (Rai Gedeg) begini. Berasa diteror.

Si sales bisa saja beralasan, “Don’t blame me for trying. Jangan salahkan saya karena mencoba, karena ini memang sudah pekerjaan kami sebagai sales. Lagian kalau kami tidak bisa menciptakan penjualan, perusahaan kami bisa bangkrut lah. Penjualan khan urat nadi perusahaan.”

Friday, November 14, 2014

Kita Seperti Kepingan Puzzle

Pernah main puzzle khan? Kalau ga, masa kecil anda kurang bahagia kayanya. Hehehe, just kidding :D

Tahu khan puzzle terdiri dari kepingan-kepingan puzzle yang jika disatukan secara benar akan membentuk sebuah gambar. Setiap kepingannya ada bagian yang menonjol ke luar, ada cekungan ke dalam.  Setiap kepingan puzzle, walaupun kecil, tapi memiliki peranan penting. Satu saja kepingan puzzle hilang, maka tidak sempurnalah gambar puzzle-nya.

Tips Public Speaking: Be Yourself atau Be the Best?

Sering dengar khan ungkapan, “Be yourself” alias “Jadilah dirimu sendiri”? Ungkapan ini mungkin bertujuan untuk membesarkan hati dan menenangkan orang terhadap kondisi diri yang dia hadapi. Dan ini suka diucapkan ke orang yang akan tampil, agar dia bisa tampil tanpa beban dan tidak grogi.

Tapi bagaimana kalau diri kita saat ini adalah sosok yang kaku, membosankan, emosional, ngomong muter-muter, bicaranya ga menyenangkan? Maka penggunaan istilah be yourself ini bisa dikatakan tidak tepat.

Tuesday, November 11, 2014

Sekarang adalah Waktu yang Tepat untuk Peak Attack dalam Hidup

Sudah cukup lama juga saya tidak naik gunung. Sudah sekitar 17 tahun. Itu mah sudah lama banget ya, heu. Hari ini pas jogging, tiba-tiba teringat istilah “Peak Attack”, pas jogging-nya sudah hampir beres alias sudah hampir sampai rumah dan saya mencoba melakukan sprint.

Peak attack, sependek pengetahuan saya, adalah istilah yang digunakan oleh para pendaki gunung saat melanjutkan perjalanan setelah istirahat, dan pemberhentian berikutnya adalah puncak. Sehingga perjalanan terakhir ini biasa dilakukan dengan lebih cepat dibanding putaran-putaran sebelumnya.

Tuesday, March 18, 2014

Yuk Memelihara “Harimau” biar Jadi Pribadi yang Sukses

Beberapa waktu lalu saya menonton salah satu film yang berkesan buat saya, “Life of Pi”, di salah satu channel TV kabel. Sebelumnya film ini pernah saya tonton. Jadi ini untuk yang kesekian kalinya saya tonton.

Buat yang belum nonton, film ini bercerita tentang perjuangan seorang remaja bernama Pi, yang selamat dari tenggelamnya kapal laut yang dia tumpangi bersama keluarga dan penumpang-penumpang lainnya. Celakanya, walaupun dia berhasil menyelamatkan diri dengan kapal sekoci, tapi dia tidak sendiri. Di kapal sekoci itu dia tinggal bersama seekor harimau buas bernama Richard Parker.

Thursday, March 13, 2014

Kalau Anda Gagal, Ingat yang Ini ...

“Apa yang tidak bisa kita dapatkan hari ini, bisa kita dapatkan di hari esok, selama kita tidak lupa tujuan.”

Quote tadi saya dapat dari salah satu episode film seri berjudul The Profit, yang pernah saya tonton di akhir ‘90an di salah satu TV swasta kita (waduh dah lama juga ya. Jadi kelihatan deh umur saya :D ). Tapi saya masih ingat sampai sekarang, karena quote-nya memotivasi banget, terutama kalau lagi baru gagal.

Hidup Dimulai Saat...

Dulu banyak yang menyayangkan keputusan saya untuk keluar dari pekerjaan kantoran dan mengadu nasib mengejar passion berbisnis di bidang yang saya sukai. Hal ini saya lakukan karena pekerjaan yang saya lakukan sebelumnya itu bukanlah passion saya dan saya merasa bosan. Saya merasa berada di zona nyaman yang tidak nyaman. Lha kok aneh, nyaman tapi ga nyaman?

Wednesday, March 12, 2014

Sukses Membuka Cabang Bisnis: Belajar dari Kegagalan Lotte Mart Cirebon

Menyambung tulisan saya sebelumnya, saya juga punya cerita yang kurang lebih mirip. Kalau sebelumnya adalah lembaga pelatihan broadcasting, maka yang ini adalah hypermarket / pusat perbelanjaan grosir. 

Saya walaupun asli orang Cirebon, tapi karena belasan tahun terakhir lebih banyak menghabiskan waktu tinggal di luar Cirebon, maka saya kadang merasa masih asing juga disini. Tapi ini memang bagian dari proses adaptasi ulang saya setelah lama terdiaspora :D (halah, bahasanya. Ngomong aja merantau :p)

Salah satu hal menarik perhatian saya saat ini dari kota Cirebon adalah sebuah hypermarket yang megah dan terkenal dari Korea Selatan, bernama Lotte Mart (selanjutnya saya singkat jadi LM ya, biar gampang). Terletak di tempat  yang cukup strategis (di samping jalan besar, di perempatan lampu merah dengan akses masuk bisa dari dua jalan yang bebeda), juga menyediakan barang yang murah dan variatif. Seharusnya menjadikannya tempat belanja yang ideal dan ramai.

Sukses Membuka Cabang Bisnis: Belajar Dari Sebuah Bisnis yang Gagal Berkembang (bagian 2)

Sambungan dari tulisan sebelumnya, berikut penjelasan poin-poin yang bisa diambil sebagai pelajaran dari sekolah broadcasting tadi agar kita bisa sukses dalam membuka (cabang) bisnis di suatu daerah baru:

1. Lakukan riset
Untuk memahami karakter suatu daerah yang belum kita kenal dan bagaimana responnya terhadap produk kita, tentunya perlu dilakukan riset ke target pasar kita. Hanya karena sukses di suatu tempat, tidak menjamin akan sukses juga di tempat lain. Beda pasar, beda karakter. Tapi santai saja, risetnya juga tidak perlu yang njelimet, asalkan bisa memberikan gambaran yang jelas tentang target pasar kita dan respon terhadap produk kita. Di riset itu kita bisa mengetahui tingkat pengetahuan target pasar kita terhadap produk kita, termasuk sensitivitas harga, ekspektasi, dll..

Sukses Membuka Cabang Bisnis: Belajar Dari Sebuah Bisnis yang Gagal Berkembang (bagian 1)

Kita bisa mengambil hikmah atau pelajaran tidak hanya dari cerita sukses, tapi bisa juga dari suatu kegagalan. Agar kita tidak ikut mengalaminya.

Beberapa waktu lalu saya mendapatkan cerita menarik dari teman saya, mas Agus Gineer, tentang sebuah sekolah / lembaga pelatihan broadcasting yang pernah ada di kota Cirebon.

Lembaga ini merupakan cabang dari sebuah sekolah broadcasting di Bandung. Ternyata sekolah / lembaga pelatihan ini hanya bertahan 1 tahun, padahal investasi untuk membukanya cukup besar. Mengingat lembaga ini merupakan franchise, alias bukan cabang ‘asli’, maka tentunya ada biaya yang cukup besar yang dikeluarkan untuk mendapatkan hak franchise atau menjadi franchisee. Selain itu investasi lainnya dalam bentuk sewa ruko di sebuah kawasan bisnis elit di kota Cirebon, ditambah perlengkapan kantor & biaya SDM, biaya promosi yang gencar di berbagai media, dll..

Tuesday, March 11, 2014

Suara Hati Seorang Penyelenggara Seminar dan Pelatihan

Suasana pelatihan Basic of Public Speaking batch 2 (@GPSScirebon)
Sori kalau judulnya agak lebay. Bukan juga karena lagi melo nih saya nulis ini. Cuma sharing aja :D

Terus terang ada perasaan kagum setiap kali melihat para peserta seminar / pelatihan yang saya adakan atau ikuti. Rasa kagum ini muncul karena melihat orang-orang yang mau maju, yang mau menyisihkan uang dan waktu untuk mengikuti seminar / pelatihan, agar bisnis dan karirnya makin maju, dan kehidupannya semakin membaik. Biasanya biayanya ga murah lho.

Menciptakan Kebiasaan Menulis itu Gampang

Karena sekarang sudah jadi kebiasaan, kalau sehari saja ga posting artikel di blog, kaya ada yang kurang dari hari yang saya lalui. Hambatannya bukan karena saya tidak punya tulisan buat diposting.

Sebenarnya saya setiap hari menulis artikel di buku notes saya dengan tulisan tangan. Saya bisa menulis berbagai macam topik, tergantung tema apa yang menarik untuk saya tulis hari itu. Hal ini selain karena lagi melakoni amalan graphotherapy, saya juga memang lagi merintis karir jadi penulis. Ya bermula dari tulisan ringan di blog saja dulu minimal, sebelum naik kelas menjadi penulis buku :D

Iklan tidak Etis Hanura (Win - HT) di MNC Kids

Foto tgl 10 Maret '14, sekitar jam 11 siang di MNC Kids
Salah satu alasan saya “menyerah” untuk mau berlangganan TV kabel buat di rumah adalah karena acara stasiun-stasiun TV konvensional (bukan langganan) kita banyak yang tidak bermutu.

Monggo, diabsen satu-satu acara apa saja yang ga bermutu dan ga berguna. Misal: acara-acara gosip yang ada dari pagi sampai tengah malam (Silet, Insert, Kabar-kabari, dll.), acara kriminal (patroli, dll.), lawakan yang ga lucu & musik (Dahsyat dengan lawakan Olga Syahputra yang sering menuai protes, Inbox), dll.. Apa gunanya coba nonton acara-acara seperti itu? Mendidik jelas ga? Menghibur? Yang benar saja acara seperti itu dibilang menghibur.

Cara Efektif Berlatih Public Speaking

Berikut ini sebuah kejadian di sebuah profesi, yang bisa terjadi di profesi yang lain. Mari kita bermain analogi :D

Anggaplah anda seorang pemain bola professional yang berposisi sebagai seorang striker, maka tentunya latihan, bertanding, dan mencetak gol adalah menu wajib pekerjaan anda.

Lalu apa yang membedakan bertanding dalam "pertandingan yang bersifat latihan" dan bertanding dalam "pertandingan yang sesungguhnya"? Toh dua-duanya anda bertanding sepak bola dan berusaha memasukkan gol ke gawang lawan?

Friday, March 7, 2014

Buat yang mau karir & bisnisnya meningkat: Kenapa musti ikut seminar dan pelatihan


Suasana kelas Basic of Public Speaking batch 1 (@GPSScirebon)
Dari dulu saya paling senang dengan yang namanya seminar dan pelatihan, baik itu sebagai peserta maupun panitia / organizernya. Bisa dibilang saya termasuk ahlus-seminar wa training ^^ 

Beberapa alasan mengikuti seminar dan pelatihan itu menarik adalah:

1. “Mempertajam kapak” dengan cara belajar dari yang terbaik
Seminar dan training adalah event dimana kita bisa mendapatkan ilmu yang ingin kita pelajari dan kuasai, yang diajarkan langsung oleh ahli dan praktisinya. Ibarat kita ini penebang kayu yang sedang mengasah kapaknya agar bisa menebang lebih cepat dan banyak, kita juga setelah mengikuti seminar dan pelatihan diharapkan bisa lebih mendapatkan inspirasi dan bekerja lebih produktif lagi.
Dan di acara ini biasanya kita belajar dari yang terbaik di bidangnya. Seperti Whitney Houston bilang, “Learned from the best” :D

Empowering "TKI": for More Money & Pride of the Nation

Beberapa waktu lalu saya mengobrol dengan seseorang yang pernah bekerja di sebuah negara teluk. Saya lupa menanyakan apa pekerjaan dia selama dia disana, tapi melihat background pendidikannya yang S1 & kualitas bicaranya, rasa-rasanya dia bukan TKI biasa.

Dia bercerita tentang pengalaman dia dan seputar dunia ketenagakerjaan disana. Dari obrolan kami tersebut, saya bisa mengambil beberapa poin tentang seputar tenaga kerja disana, yang diantaranya:

Thursday, March 6, 2014

Alasan Mengapa Bahasa Tubuh yang Powerful Bisa Menunjang Bisnis dan Karir

Ada seseorang pernah bercerita, suatu saat dia sedang berpakaian biasa saja, penampilan seperti orang kebanyakan dan sedang menyetir mobil, lalu dia terjebak macet. Dia lihat di dekat dia ada polisi, lalu, sambil posisi masih di belakang kemudi mobilnya, dia tepukkan tangan memanggil polisi tersebut. Kemudian polisi itu datang mendekat dengan sikap hormat dan ramah menyapa orang yang memanggilnya. Lalu orang yang memanggil polisi itu bilang, “Pak, ini ada apa? Kok macet?”

Berani ga anda melakukan hal seperti itu ke polisi yang tidak anda kenal dan dia tidak kenal anda? Saya jamin anda ga akan berani, kecuali anda pejabat, anak pejabat, orang dekat pejabat atau petinggi aparat, atau nyawa anda ada tujuh :D

Wednesday, March 5, 2014

Strategi Jitu Penjualan -> Tolong Jangan Jual Barang kepada Saya

Penjualan bisa dibilang adalah motor dari sebuah bisnis. Tanpa penjualan, tidak akan ada uang masuk untuk membiayai operasional perusahaan tentunya. Makanya tidak heran, banyak orang yang menduduki jabatan puncak perusahaan, karirnya berangkat dari bagian penjualan dan pemasaran.

Kebetulan tadi saya ga sengaja nemu artikel menarik yang dulu pernah dikasih seorang sahabat, yang jago penjualan, kepada saya. Tapi maaf saya tidak tahu dia mengutip dari tulisan siapa. Saya coba share ke teman-teman tulisan yang bagus dan bermanfaat ini, tanpa mengurangi rasa hormat kepada penulis aslinya. Semoga menginspirasi dan jualannya makin jos gandos :D

Berikut artikelnya...

Tuesday, March 4, 2014

Tips Sukses: Catat Sukses Harian Anda

Semua orang pasti ingin sukses. Sukses punya keluarga bahagia, sukses punya bisnis yang sukses dan bekembang, sukses mencapai punyak karir, sukses berbagi manfaat bagi orang banyak, dll..

Tapi seperti kita tahu, kesuksesan besar tidak bisa kita raih secara instan. Ada proses yang harus dilalui. Dan ternyata kesuksesan besar seseorang diraih melalui kumpulan kesuksesan-kesuksesan kecil yang setiap hari kita raih.

Saturday, March 1, 2014

Kalahkan Dirimu Sendiri

Saya bukan fans lagu-lagunya Eminem, tapi ada salah satu intro dari lagu dia yang saya suka:
“Look if you had one shot or one opportunity. To seize everything you ever wanted. One moment. Would you capture it or just let it slip?”
Eminem – Loose yourself

Intro lagunya suka saya setel kalau saya lagi butuh penyemangat dan pengingat agar saya tidak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang saya miliki :)

Tips Buat Penulis Pemula Menjadi Penulis Hebat


Buat yang baru mencoba belajar menulis, kebanyakan kita akan merasakan rasa takut bahwa tulisan kita tidak menarik, tulisannya jelek, dll.. Untuk urusan ini saya dapat tips agar bisa mengatasi perasaan takut tadi dari beberapa guru menulis yang hebat di negeri ini.

Mengapa Harus Berpikir Stratejik dalam Bisnis

Passion saya dari dulu adalah memiliki bisnis di bidang event organizer (EO) untuk acara seminar dan pelatihan buat para profesional atau pebisnis, agar mereka bisa bekerja lebih baik dan produktif lagi. Melihat bisnis mereka lebih berkembang setelah mengikuti acara yang kami buat tentunya menjadi kepuasan tersendiri bagi saya.

Mengapa Kalau Lagi Ada Masalah Kita Harus Bersyukur?

Gambar: beliefnet.com
Gara-gara sehabis Jumatan, jadi pengen nulis tulisan yang berbau spiritual :D

Terus terang dalam hidup dan pekerjaan, seringkali kita dihadapkan pada masalah yang kadangkala terasa pelik. Terasa solusinya di luar jangkauan kita. Bikin kita ga tau harus ngapain. Bikin seluruh hidup terasa kebawa ruwet (padahal masalah cuma 1 atau 2 doank yang berat). 

Friday, February 28, 2014

Kenapa Bimbel Laku dan Guru Harus Bisa Public Speaking?

Gara2 lg renov, jadinya parkir di trotoar. cc: @RidwanKamil :D
Tempat kerja saya yang dulu dekat sebuah sekolah swasta milik seorang ownner sebuah lembaga bimbingan belajar (bimbel) ternama di Bandung. Hampir setiap kali saya lewat sekolah itu saya melihat BMW seri 3 terbaru warna putih parkir di sekolah itu. Karena parkirnya selalu di tempat yang istimewa, makanya saya yakin itu punya si "owner" tadi. Khan rasa-rasanya ga mungkin punya salah seorang guru disitu.

Thursday, February 27, 2014

Manfaat Menulis dan Graphotherapy

Akhir-akhir ini saya lagi keranjingan menulis. Bisa dibilang penyebabnya karena saya baru ikut seminar Terbitkan Mimpimu dan saya sedang melakukan graphotherapy. Wah apaan tuh semua?

Jadi Terbitkan Mimpimu itu seminar yang buat orang-orang  yang ingin jadi penulis yang diadakan oleh Rumah Inspirasi. Saya ikut acara ini di Bandung belum ada seminggu, tapi efeknya benar-benar terasa bikin saya keranjingan menulis. Acaranya bagus banget.

Wednesday, February 26, 2014

Tidak Akan Ada Penyesalan Dari Sebuah Usaha Terbaik

Saya kadang sering merasa tidak percaya bahwa sudah lebih dari 15 tahun lalu saat pertama kali saya mulai kuliah di Bandung. Mungkin saya bisa diledek sebagai ”ga bisa move on”, heu :D. Tapi saya yakin, bukan saya saja yang merasakan hal seperti itu, dimana waktu terasa cepat berlalu.

Seperti sebuah pepatah mengatakan “Time is the enemy of youth (Waktu adalah musuh bagi masa muda).” Ya, tidak terasa waktu berlalu, mengambil hari-hari masa muda yang kita miliki.

Mengapa Harus Menguasai Keahlian Public Speaking?

Katanya ada yang bilang, “Daripada disuruh ngomong di depan orang banyak (public speaking), mending saya disuruh bungee jumping.”

Ya, sebegitu menakutkannya public speaking bagi kebanyakan orang. Tapi tahukah anda bahwa public speaking merupakan sebuah kemampuan eksklusif  yang tidak banyak orang miliki. Coba perhatikan orang-orang yang anda kenal, entah itu tokoh masyarakat yang anda kenal atau bos anda yang ngomongnya jago dan karismatik. Perhatikan juga tokoh-tokoh seperti bung Tomo, Aa Gym, Martin Luther King, bung Karno, dll.. Tidak banyak pemimpin atau tokoh yang bisa berbicara secara menarik dan inspiratif di depan orang banyak seperti mereka.

Ikut Golput = Membiarkan Kejahatan Berkuasa?

“The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing” 
Edmund Burke 

Quote di atas pertama kali saya baca di sebuah ending film yang menceritakan tentang masa awal bangkitnya Hitler & paham Nazi-nya di Jerman (saya lupa judul filmnya). Ya, yang dibutuhkan oleh sebuah kejahatan untuk bisa berjaya adalah saat dimana orang-orang baik tidak peduli / tidak melakukan apapun saat kejahatan muncul.

“Ini Perusahaan, bukan Panti Sosial”

Wih judulnya sangar banget ya. Mungkin anda menyangka itu adalah kalimat yang diucapkan oleh seorang bos yang galak dan tidak manusiawi.

Ternyata tidak juga lho. Saya dapatkan kalimat itu dari seorang sahabat yang merupakan pemilik salah satu perusahaan konsultan pemasaran yang cukup besar di Bandung. Saya mengenal dia sebagai seorang bos yang baik dan manusiawi (kebetulan saya pernah jadi anak buah dia juga).

Tuesday, February 25, 2014

Cerita Talenta Putra-putra Terbaik Indonesia: Dari IPTN ke Airbus

Saya percaya orang Indonesia itu banyak yang pintar-pintar. Sayangnya banyak dari para jenius kita ini yang berkarir di luar negeri. Padahal Indonesia, negeri tercinta kita ini, membutuhkan mereka.

Gara-gara saya baru baca artikel tentang kesuksesan PT. Dirgantara Indonesia, atau biasa disebut PT. DI mendapatkan proyek pembuatan pesawat militer dari pemerintah Filipina, saya jadi pengen menulis tentang talenta-talenta terbaik negeri kita yang tersia-sia di negeri sendiri, tapi sukses di luar negeri.

You might like