Monday, October 21, 2013

Saham Un(der)cover: Tipe Pemain Saham yang Bagaimana yang Biasanya Untung? (bagian 2)


...
Masalahnya, saya lihat kebanyakan yang rugi di saham adalah orang yang "aktif" transaksi hampir tiap hari dan lebih didasarkan karena faktor ikut-ikutan. Dia tidak tahu fundamental perusahaan yang dia beli. Mereka berasumsi, “ngapain beli saham yang fundamentalnya bagus, tapi harganya ga gerak-gerak”. Ada juga yang bilang, “Masa bodoh dengan fundamental, kalo lagi rame sahamya, saya beli. Jadi saya bisa ikut untung kalau sahamnya masih lanjut naik.” Dan, tadaa, orang itu saya lihat portofolio sahamnya banyak yang nyangkut :((

Saya banyak menyaksikan orang semacam ini, selama saya belajar dan bergelut di bidang pasar modal di berbagai perusahaan sekuritas. Gara-gara tipe ini, makanya ada yang bilang, “80% orang yang bermain saham itu rugi”. Gede banget persentasenya. 

Selain itu ada juga tipe pemain yang mencoba menggabungkan keduanya, fundamental dan teknikal. Dia memilih saham berdasarkan fundamentalnya, lalu menentukan momen ‘kapan masuk dan keluar’ (membeli dan menjual saham) dengan menggunakan teknikal.

Tipe lainnya, secara sarkasme dibilang, tipe “nyangkuter” :D. Jadi ini adalah pemain saham yang melakukan pembelian saham (biasanya tanpa tahu fundamental) di harga yang tinggi, lalu saham-saham di portofolionya mengalami penurunan harga yang tajam. Jadi istilahnya saham-sahamnya ‘nyangkut’ di harga atas. Akhirnya dia hanya bisa menunggu sampai harganya bisa kembali ke harga pembelian, karena tidak bisa transaksi. Ya gimana lagi, karena modal habis dan kalaupun saham dijual dia akan rugi. So just wait and see. Istilah teman saya, “Kepaksa jadi investor” :((

Tapi uniknya kebanyakan orang males mendalami analisis fundamental dan menjadi tipe investor. Biasanya karena merasa ribet, berharap keuntungan yang instan, dan tidak tahan pengen ikut beli karena melihat pergerakan harga saham dan rayuan oknum broker. Saya bilang oknum lho ya (karena ga semua begitu). Jadi bawaannya mau transaksi saja. Oknum broker ada kepentingan disini, karena dia harus mengejar omset, jadi dia akan mendorong nasabahnya (investor) untuk selalu bertransaksi. 

Istilahnya mah, “Kalau bisa sih tik-tok, tik-tok, sepoin dua poin”. Jadi komisi dari fee transaksi akan mengalir. Saya sebut oknum broker disini maksudnya broker ini tidak menjadi ‘partner’ bagi nasabah dalam memantau dan concern terhadap kesehatan dan perkembangan investasi nasabahnya dan hanya memperhatikan omset dia saja.

Tapi kalau anda menganggap bursa saham itu sebagai sebuah big casino, mungkin anda cocok dengan oknum broker macam tadi :D

Sejujurnya memang agak ribet menjadi tipe investor. Tapi ga ribet-ribet amat juga kalau anda tidak menganggapnya ribet dan tahu manfaatnya, serta cara menganalisisnya secara praktis. Jadi enjoy dalam melakukannya. Walaupun orang yang berinvestasi di saham dibilang ‘main saham’, tapi saya tekankan jangan jadikan berinvestasi saham sebagai main. Ini pakai duit beneran lho, bukan daun. Kalau anda beli motor, mobil, atau rumah, pasti sebelumnya melakukan riset terlebih dahulu donk. Terus untuk saham yang nilainya kurang lebih sama, mengapa anda tidak melakukannya juga? Be serious, mas bro & mba sis :)

Kalau anda masih pemula dalam melakukan analisis fundamental dan pengen baca buku yang ‘ramah’ buat nubie di saham dan enak dibaca, saya merekomendasikan buku-nya Parahita Irawan, berjudul Street Investing. Swear ga ada maksud jualan dan pesan sponsor, tapi itu salah buku analisis fundamental terbaik yang pernah saya beli dan baca ^.^.

Memang tidak semua trader rugi. Ada juga yang untung. Juga sebaliknya, tipe investor tidak selalu untung, karena ada juga yang rugi. Tapi saya melihat, ini ada pola kecenderungan (berdasarkan pengalaman) dan tergantung bagaimana kualitas analisis dan eksekusinya, dan juga dinamika ekonomi makro dan mikronya, serta pasar. 

So, sebagai penutup, kalau mau sukses berinvestasi di saham, maka kerjakan PR (Pekerjaan Rumah) anda dengan terus belajar. Tak kenal maka kenali. 

Semoga bermanfaat :)

No comments:

You might like