Wednesday, September 18, 2013

Astaghfirullah, Ada yang Berani Pasang Iklan Tempat Miras Depan Pusdai Jabar

Hari ini saya kaget dan shocked juga lewat depan Pusdai Jabar di jln. Diponegoro, Bandung. Disitu saya melihat sebuah baligo besar di depan Pusdai, dekat pintu masuk motor, menghadap pertigaan jln. Citarum & jln. Diponegoro, sebuah baligo iklan promosi cafĂ© & beer house. Sehingga terasa kurang ajar buat saya. Depan Pusdai Jabar gitu lho, Pusat Dakwah Islam Provinsi Jawa Barat. Jangankan dipasang di depan masjid  yang merupakan tempat ibadah agama saya, Islam, dipasang di depan tempat ibadah non muslim saja saya bisa ikut marah & protes.





Sepertinya yang memasang iklan ini antara bodoh, tidak tahu tata krama, cari sensasi, atau memang memancing masalah. Atau kombinasi diantara itu. Saya pun hari ini (siang tadi) langsung mengambil foto, dan menampilkan di account twitter saya dan me-mention pak walikota Bandung yang baru, kang @RidwanKamil dan penggiat anti miras Indonesia, uni @FahiraIdris. Semoga menjadi perhatian dan langsung ditindaklanjuti.

Saya lewat Pusdai lagi tadi pas maghrib saya lihat baligo itu masih ada. Semoga besok sudah tidak ada lagi.

Saya setuju dengan gerakan yang sekarang ini sedang gencar dilakukan uni Fahira Idris untuk membatasi konsumsi minuman keras di Indonesia, terutama di kalangan remaja. Miras merupakan ibu dari kejahatan dan penyakit. Banyak sekali mudharatnya, dibandingkan manfaatnya. Semoga tujuannya bisa tercapai, sehingga mengurangi kriminalitas dan kemudharatan. Terutama di kalangan generasi muda bangsa kita.

No comments:

You might like